News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dana Hibah KPUD Tanjabbar bernilai fantastis Capai 25 Milyar, Parpol Kritisi Kinerja KPU

Dana Hibah KPUD Tanjabbar bernilai fantastis Capai 25 Milyar, Parpol Kritisi Kinerja KPU



TANJAB BARAT - Pantastis dana hibah KPU kabupaten Tanjab Barat, mencapai 25 Milyar lebih. Partai Politik Kritisi kinerja KPU.

Besarnya alokasi dana hibah KPUD kabupaten Tanjab Barat jadi sorotan. Pasalnya, alokasi dana yang mencapai 25 milyar lebih tersebut merupakan kucuran dari anggaran APBD kabupaten Tanjab Barat 2024.

" Ini cukup besar, sudah selayaknya jadi perhatian pihak terkait, apa saja yang di realisasikan dari anggaran tersebut, supaya tidak menjadi persoalan dibelakang hari " kata warga yang menyikapi dana hibah KPUD Tanjab Barat. Sabtu (29/6/2024).

Selain mendapat perhatian masyarakat, besarnya dana hibah KPUD Tanjab Barat ini juga jadi perhatian partai politik yang ada di Tanjab Barat. 

Hal itu dikatakan sekretaris DPC Partai Gerindra kabupaten Tanjab Barat, Ahmad Yani Ependi. Menurutnya hingga hari ini pihaknya belum mendapatkan undangan terkait lauching pilkada yang akan digelar KPUD Tanjab Barat.

" Sampai hari ini kami belum dapat undangan dari KPUD terkait kegiatan tersebut, bahkan hingga saat ini KPU belum ada sosialisasi tentang pilkada Tanjab Barat, " kata sekretaris DPC Gerindra saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Terpisah sekretaris DPD Partai Nasdem kabupaten Tanjab Barat, Abdurahman Jamalia, SH juga membenarkan belum mendapatkan undangan terkait lauching pilkada yang akan digelar KPUD Tanjab Barat.

" Sama seperti partai lainnya kami dari Nasdem juga belum mengetahui soal itu, karna belum mendapatkan undangan dari KPUD Tanjab Barat, " sebutnya.

Sekretaris KPUD kabupaten Tanjab Barat, Sutrisno saat dikonfirmasi membenarkan terkait anggaran untuk kegiatan launching KPU telah gelontorkan dana capai ratusan juta.

" Untuk launching kami anggaran kurang lebih 160 juta, dan kegiatan ini juga telah bekerja sama dengan pihak ketiga melalui sistem penunjukan langsung dari KPU, "terang sekretaris KPU saat dikonfirmasi via telepon.

Dari data yang dihimpun media ini, selain belum adanya undangan kegiatan launching Pilkada yang diterima partai politik, KPU juga belum pernah lakukan sosialisasi tentang pilkada Tanjab Barat 2024.

Sekretaris DPD Partai Demokrat, Muktar AB juga mengaku belum mengetahui kegiatan launching yang akan digelar KPUD Tanjab Barat pada 1 Juli 2024.

" Sampai seperti parpol lain, kami dari Demokrat juga belum mendapatkan undangan dari KPU, " ujarnya.

Dia juga menghimbau jika benar partai politik adalah bagian dalam kegiatan tersebut seharusnya undangan dilayangkan jauh sebelum kegiatan. Sehingga parpol mengetahui kegiatan yang dilaksanakan serta mengutus pengurus parpol untuk hadir.

" Jangan malam mau kegiatan, pagi baru kasih undangan, sehingga kami parpol tidak punya persiapan untuk menghadiri kegiatan tersebut, sudah mendadak terkadang hanya lewat WhatsApp, " terang Muktar.

Kritikan serupa juga dilontarkan Suheri Abdullah sekretaris DPC PKB Tanjab Barat, menurutnya hingga memasuki awal Juli 2024 KPUD kabupaten Tanjab Barat belum ada sosialisasi pilkada dari KPU.

" Sampai saat ini belum ada sosialisasi pilkada, sementara waktu pelaksanaan pilkada kian dekat, seharusnya itu yang menjadi prioritas KPU, " katanya.

Ia juga menegaskan, selama ini pemberitahuan atau undangan dari KPU selalu mendadak dan itu selalu terjadi setiap kegiatan KPU.

" Kita minta apakah itu undangan kegiatan, atau pemberitahuan aturan tengan pilkada pada partai politik jangan dadakan, jadi kesannya KPU ini tidak siap, "pungkasnya.

Soal anggaran ratusan juta yang digelontorkan KPU untuk kegiatan launching Pilkada menurutnya merupakan suatu pemborosan dan hal ini juga telah disinggung oleh DPR RI saat rapat kerja bersama KPU KPU.

" Sampai hari ini masih banyak masyarakat yang tidak paham tentang pilkada 2024, termasuk tentang aturan - aturan pilkada yang hingga saat belum di sosialisasikan seharusnya itu yang menjadi pokus dan prioritas KPU, " pungkasnya.(Af)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment